WANITA DAN AIR MATA
Indahnya Kejadian Wanita...Wanita Dan Air Mata... buat pertama kalinya aku menulis di sini. Mengapa??? aku sendiri tidak tahu mengapa...mungkin disebabkan tajuknya berkaitan WANITA...aku sedikit teruji utk memberikan pendapat..
Sebut sahaja WANITA DAN AIR MATA...aku sendiri tidak dapat memahami diri aku sebgai seorang wanita.. Kadangkala aku akn menangis sepanjang malam disebabkan oleh perkara2lama yg sudah berlalu....mengenangkan cinta pertama yg kecundang.....mengenangkan cinta yg tidak pernah kesampaian...mengenangkan dosa yg dilakukan.....mengenangkan dosa terhadap ibu bapa....
Kadangkala pula, hal yg begitu sedih berlaku...aku langsung tidak menangis!!!! MENGAPA???? Adakah jika wanita menangis dihadapan org membuktikan bahawa wanita itu telah tewas dan mengundang simpati org????
Seseorg pernah bertanya kpd aku...Mengapa Wanita Suka Menangiss...dia tidak mengerti???? Sikit2 menangis, dimarah sikit menangis, diberikan hadiah menangis, berlaku hal sedih menangiss...Dan jawapan yg aku berikan ialah...Kamu tidak mengerti dan tidak akan pernah mengerti... dan sememamngnya lelaki tidak akn memahami perkara ini krn wanita itu sendiri tidak dapat memahami mengapa dia perlu menangis......
kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya, susuk tubuh yang ditampilkan, atau bagaimana dia menyisir rambutnya "Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya, karena itulah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada..."
Apabila ditinggalkan kekasihnya.....Wanita itu menangis krn cintanya telah didusta. dia menangis krn hati kekasihnya telah berubah...dia menangis krn cintanya yg ikhlas telah dipermainkan....
Apabila suaminya dilanda musibah....Wanita itu menangis didalam hatinya. tidak didepan suaminya krn hatinya pilu melihat kemurungan suami dan hatinya luka melihat suaminya perlu bekerja keras demi keluarga....
Apabila ibu dan ayahnya menyambut panggilan Ilahi..... Semua wanita akn mengalirkan air mata mereka. bukan sehari, bukan seminggu, bukan sebulan, malah bertahun lamanya... ibu dan ayh merupakan hubungan istimewa yg Allah ciptakan...
Apabila dirinya di ijab dan kabul...Wanita itu menangis kerana dirinya akn meninggalkan ibu bapanya. Dia menangis kerana dirinya akn diserahkan kepada lelaki yg dicintainya. Dan masa depannya pula belum diketahuinya lagi...
Air mata wanita melambangkan perasaannya...apabila dia menangis, itulah perasaanya yg ikhlas tatkala itu..air mata tidak berbohong wahai kaum adam. Seorang wanita itu tidak akn menangis jika hatinya tidak terluka atau tersentuh akan sesuatu hal. Air mata akan berguguran seiring dengan perasaannya... Titisan air mata wanita itu melambangkan Keikhlasan, Kejujuran, Kesedihan, Kegembiraan, Kepasrahan, Ketakutan, Kejujuran, Kecurangan, Pendustaan, Kepercayaan, Kesetiaan, Kekuatan, dan Kesucian....
Mengapa harus ada air mata???? Semua wanita memamng menangis tanpa ada alasan yg munasabah...Setelah puas aku berfikir, sedikit demi sedikit mulai aku fahami, sebenarnya airmata wanita adalah AIR MATA KEHIDUPAN.....
Air mata kekuatan, untuk melahirkan bayi dari rahimnya. Airmata kehangatan bagi bayi dalam dakapan lembutnya. Airmata yang peka dan kasih untuk mencintai dan merawat semua anak dan keluarga, dalam kaadaan apapun, dan dalam situasi bagaimanapun. Walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa mengeluh. Padahal tak jarang orang-orang yang dicintai itu menyakiti perasaan dan melukai hatinya.
Air mata ketabahan, atas kesedarhanaan hidup namun tak membuatnya terasing dalam pergaulan. Apalagi sampai mengurangi husnuzhannya terhadap Allah. Airmata ketegaran, saat rumah tangga melewati masa-masa pancaroba, atau hampir karam oleh badai cubaan. Seperti tangisan bahagia Khansa’ atas wafatnya suami dan tiga putera tercinta di medan jihad, syahid demi membela kekasih sejati: Muhammad SAW. Itulah airmata keperkasaan, pantang menyerah saat melalui masa-masa sulit. Kesusahan dan ujian itu membentuk kepribadian yang kuat dan teguh.
Air mata kesucian, sebagaimana tangisan Aisyah ra ketika dituduh berselingkuh oleh kaum munafik. Sehingga menimbulkan percakapan negatif dikalangan umat Islam bahkan Rasul pun hampir terpengaruh. Tapi Allah maha tahu. Airmata kesucian itu dikukuhkan kebenarannya oleh al-Qur’an.
Air mata yang bersumber dari mata air kehalusan perasaan ketika bersentuhan dengan hal-hal yang mengusik hati nurani. Tangisannya bukan karena kelemahan tapi menunjukkan betapa halus dan lembutnya perasaan yang ia miliki. Wanita berfikir dengan hati dan merasa dengan fikirannya....
Sesungguhnya...wanita dan air mata memang tidak dapat dipisahkan... tetapi wahai kaum hawa, menangislah utk perkara yg membawa kebaikan kepadamu. jgn lah menangis utk perkara yg akan menambahkan lagi kedukaanmu... menangislah jika rasa ingin menangis...walau seteguh mana pun jiwa mu itu, air mata tetap akan menjadi temanmu sama ada dihadapan sahabat, keluarga atau dibelakang mereka...air matamu pasti akn berguguran jua....
Wanita dan air mata tidak dapat dipisahkan..kerana arti setitis airmata amatlah berharga dalam hidupnya.. jadilah diri mu wahai wanita.. muslimah sejati.. yang suci dan berharga..hiasi peribadi dengan akhlak yang mulia .. biarlah airmata yang mengalir itu adalah airmata suci dan diberkati disisi Allah SWT…
Barangkali lelakilah, manusia yang paling miskin khazanah nuansa emosional. Realiti sosial secara sistematik membuat jurang yang ketat antara lelaki dengan airmata. Bahkan dalam kamus hidupnya airmata terlanjur dipersepsikan sebagai ekspresi kemanjaan dan kelemahan. Tengoklah kata, “Diam! Kamu laki-laki, jangan menangis.” Atau “dasar laki-laki lembek, sana nangis dibelakang kebaya ibumu!”
Tiba-tiba setelah berumah tangga ia harus serumah dengan wanita, seorang insan yang sering memakai bahasa airmata. Pada banyak kaadaan dan situasi serta boleh jadi airmata itu akan mengalir terus seolah tanpa batas. Maka disanalah bermula perjalanan misteri yang penuh kejutan.
Pertama melihat airmata, ketika upacara ijab Kabul berlangsung. Entah mengapa ada titis-titis bening merebak, membasahi mata gadis pilihannya. Susah payah ia menepis bayang-bayang hitam: “apakah wanita itu menyesal menikah dengan ku? Kalau tidak, mengapa harus ada airmata?”
Kenapa mata si isteri sembab berlinang air ketika kepala suami berlumuran darah jatuh dari motor? Sementara ia sendiri merasa biasa-biasa saja. Mengapa matanya berkaca-kaca melepas rindu setelah lama berpisah? Sedangkan ia malah tertawa-tawa.
Si isteri menangis setelah melahirkan bayi yang telah lama dinanti. Susah payah suami memujuk, tapi dia keras kepala. Terus menangis, hingga kemudian berhenti sendiri. Sebagai suami pada mulanya ia belum bersedia menerjemahkan bahasa airmata dengan sempurna. Betapa rumit mememikirkan secara logik untuk menerima saat wanita menitiskan airmata, sambil memeluk bayi yang demam panas. Padahal ubat penawar baru saja selesai diberikan. Apakah airmata dapat mengurangi sakit?
Tapi anehnya, wanita tidak menitiskan airmata ketika suami di buang kerja, saat harus pindah dari rumah sewa, susu bayi tiada, atau dapur yang mulai jarang berasap. Isteri tidak menangis bila tiga tahun menikah belum sepasang baju baru dihadiahkan oleh suami tercinta. Atau peringatan ulang tahun perkawinan yang disambut cukup dengan makan nasi dingin. Rumah sewa yang sering dilanda banjir. Bahkan ketika dia “terpaksa” ikut serta memeras keringat menampung ekonomi keluarga yang serba kurang.
Alhasil walaupun berumah tangga, bukannya tambah faham arti airmata bahkan membuatnya tambah bingung, hairan bercampur takut. Ternyata sungguh rumit mengurai harga airmata wanita dengan rasionalistik semata. Sebagai suami ia menyadari kewajipannya mendidik , membina dan mencintai isteri. Maka mahu tidak mahu ia harus menyelami kehidupan emosional dan ciri-ciri perasaan wanita, termasuk dimensi airmata.
Walau ia sesali juga mengapa tidak ada mata kuliah hikmah airmata? Mana referensi, buku-buku, atau hasil penelitian yang mengkaji makna titisan halus dari pelupuk mata? Pernah ia berkira-kira dan terfikir, semua wanita memang menangis tanpa ada alasan. Syukurlah teka-teki itu terjawab oleh ensiklopedia kehidupan serta kekayaan pengalaman yang dialami selama berumah tangga. Sedikit demi sedikit mulai difahami, sebenarnya airmata wanita adalah AIRMATA KEHIDUPAN .
Airmata kekuatan, untuk melahirkan bayi dari rahimnya. Airmata kehangatan bagi bayi dalam dakapan lembutnya. Airmata yang peka dan kasih untuk mencintai dan merawat semua anak dan keluarga, dalam kaadaan apapun, dan dalam situasi bagaimanapun. Walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa mengeluh. Padahal tak jarang orang-orang yang dicintai itu menyakiti perasaan dan melukai hatinya.
Airmata ketabahan, atas kesedarhanaan hidup namun tak membuatnya terasing dalam pergaulan. Apalagi sampai mengurangi husnuzhannya terhadap Allah. Airmata ketegaran, saat rumah tangga melewati masa-masa pancaroba, atau hampir karam oleh badai cobaan. Seperti tangisan bahagia Khansa’ atas wafatnya suami dan tiga putera tercinta di medan jihad, syahid demi membela kekasih sejati: Muhammad SAW. Itulah airmata keperkasaan, pantang menyerah saat melalui masa-masa sulit. Kesusahan dan ujian itu membentuk kepribadian yang kuat dan teguh.
Airmata kesucian, sebagaimana tangisan Aisyah ra ketika dituduh berselingkuh oleh kaum munafik. Sehingga menimbulkan percakapan negatif dikalangan umat Islam bahkan Rasul pun hampir terpengaruh. Tapi Allah maha tahu. Airmata kesucian itu dikukuhkan kebenarannya oleh al-Qur’an.
Airmata yang bersumber dari mata air kehalusan perasaan ketika bersentuhan dengan hal-hal yang mengusik hati nurani. Tangisannya bukan karena kelemahan tapi menunjukkan betapa halus dan lembutnya perasaan yang ia miliki. Wanita berfikir dengan hati dan merasa dengan fikirannya.
Subhanallah! Diusia pernikahan yang baru seumur jagung, ia telah melihat semua jenis airmata itu berkumpul pada isteri tercinta. Airmata yang menitis hinga membasahi hati. Sebagai gambaran atas ketawadhu’an, qonaah, dan istiqamahnya diri. Juga menumbuhkan ketulusan cinta yang luar biasa.
Akhirnya ia berani menyatakan, “andai wanita tanpa airmata, maka dunia akan berduka cita.” Tiba-tiba si suami mula ingin belajar menangis.
Sesungguhnya wanita dan airmata tidak dapat dipisahkan.. jangan sia-siakan airmata yang mengalir dengan hal yang tidak diberkati.. jagalah kesucian airmatamu.. sama-samalah kita renungi wahai teman...
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Pria lebih suka melihat wanita yang marah daripada wanita yang menangis. Wanita yang sedang marah di mata para pria terlihat sangat seksi, payudara lebih terangkat, napas yang tersengal-sengal dan mata sang wanita yang berkilauan. Karena itulah para pria sangat menikmati make-up sex (termasuk Anda bukan?). Tetapi jangan pernah, sekali lagi, jangan pernah menangis di depannya jika Anda tak ingin pasangan menjadi turn off karena air mata Anda.
Sebuah penelitian yang dilakukan tim dari University of Tel Aviv seperti dilansir Genius Beauty melaporkan bahwa mereka menemukan fakta menarik seputar air mata manusia. Ternyata ada banyak aroma dalam air mata manusia, dan beberapa aroma tersebut akan memberi dampak yang besar pada para pria. Ya, setiap air mata memiliki aroma. Air mata saat Anda mengiris bawang memiliki komposisi yang berbeda dengan air mata yang Anda hasilkan saat dalam keadaan emosi tertentu.
Para peneliti mengundang empat puluh pria dan wanita untuk berpartisipasi dalam penelitian tersebut. Pertama, para wanita yang berpartisipasi disuguhkan berbagai tayangan cerita yang bersifat sedih dan pilu. Selain itu, para wanita disuguhi berbagai adegan yang dapat memancing air mata berjatuhan. Para peneliti lalu mengumpulkan air mata akibat tontonan sedih tersebut dalam botol khusus dari laboratorium.
Setelah itu, sebuah kapas padat direndam dalam air mata para wanita yang telah dikumpulkan. Para pria dalam penelitian tersebut diminta untuk mencium aroma air mata tersebut. Pada saat yang sama, beberapa pria lain diminta untuk mencium kapas padat yang direndam dalam air biasa. Hasilnya, sepuluh dari dua puluh satu pria mengalami penurunan kemampuan ereksi setelah mencium aroma air mata wanita.
Percobaan selanjutnya dilakukan dengan menunjukkan foto-foto wanita bertubuh dan berwajah menarik pada para pria. Setelah mereka kembali diminta untuk mencium aroma air mata wanita pada kapas padat, para pria mengatakan bahwa wanita-wanita dalam foto yang ditunjukkan tidak lagi menarik bagi mereka. Hasil pemindai otak menunjukkan bahwa aroma air mata emosional dari para wanita memiliki efek menekan bagian otak yang bertanggung bertanggung jawab pada kemampuan hasrat seksual.
Jadi, jangan menangis di depan para pria, Anda akan terlihat sangat jelek dan tidak menarik (semahal dan sebaik apapun penampilan Anda). Sebagai tambahan, jika Anda ingin aksi yang prima dari pasangan, jauhkan diri Anda dari apapun yang akan membuat air mata jatuh bercucuran di pipi. Dan ya.. mungkin lebih baik Anda marah dengan ending berupa make-up sex yang hebat daripada menangis yang menyebabkan pasangan memilih memeluk guling ketimbang mencium aroma air mata Anda. (kpl/ICH)
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Suatu hari, seorang anak bertanya kepada ibunya, "Ibu, mengapa ibu menangis?"
Ibunya menjawab, "Sebab ibu adalah perempuan, nak." "Saya tidak mengerti ibu," kata si anak. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kau memang tak akan mengerti…"
Kemudian si anak bertanya kepada ayahnya. "Ayah, mengapa ibu menangis?" "Ibumu menangis tanpa sebab yang jelas," sang ayah menjawab. "Semua perempuan memang sering menangis tanpa alasan."
Si anak membesar menjadi remaja, dan dia tetap terus bertanya-tanya, mengapa perempuan menangis? Hingga pada suatu malam, dia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan, "Ya Allah, mengapa perempuan mudah menangis?" Dalam mimpinya dia merasa seolah-olah mendengar jawapannya:
"Saat Ku ciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga bahu itu harus cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
"Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan bayi dari rahimnya, walau kerap berulangkali menerima cerca dari si bayi itu apabila dia telah membesar.
"Kuberikan keperkasaan yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.
"Ku berikan kesabaran jiwa untuk merawat keluarganya walau dia sendiri letih, walau sakit, walau penat, tanpa berkeluh kesah.
"Kuberikan wanita perasaan peka dan kasih sayang untuk mencintai semua anaknya dalam apa jua keadaan dan situasi. Walau acapkali anak-anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada anak- anak yang mengantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didakap dengan lembut olehnya.
"Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya melalui masa-masa sukar dan menjadi pelindung baginya. Sebab bukannya tulang rusuk yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak.
"Kuberikan kepadanya kebijaksanaan dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyedarkan bahawa suami yang baik adalah yang tidak pernah melukai isterinya. Walau seringkali pula kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami agar tetap berdiri sejajar, saling melengkapi dan saling menyayangi.
"Dan akhirnya, Kuberikan wanita air mata, agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus kepada wanita, agar dapat dia gunakan bila-bila masa pun dia inginkan. Ini bukan kelemahan bagi wanita, kerana sebenarnya air mata ini adalah "air mata kehidupan."
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
"...Menjadi seorang wanita adalah pilihan. Bukan engkau yang memilihnya, tapi DIA yang memilihkannya untukmu. Aku tahu, Allah
penggenggam segala ilmu. Sebelum Ia ciptakan engkau, Ia pasti punya pertimbangan khusus, hingga akhirnya saat engkau lahir ke dunia, Ia
menjadikanmu wanita. Engkau harus sadar, tidak
main-main Allah mengamanahkan ini padamu...! Karena kutahu, wanita adalah makhluk yang luar biasa. Yang dari rahimnya bisa terlahir manusia semulia Rasulullah
atau manusia sehina Fir'aun..."
ALLAH menciptakan wanita dengan berbagai keutamaan dan kelebihan
Di ciptakan bahunya agar ia mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya. Dan di saat yang sama, bahu itu cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.
Wanita memiliki kekuatan untuk dapat melahirkan, mengeluarkan bayi dari
rahimnya. Walau sering kali ia menerima cerca dari anaknya itu.
Wanita memliki keperkasaan, yang akan
membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah saat semua orang sudah putus asa.
Wanita memliki kesabaran untuk merawat keluarganya walau ia letih,
sakit, lelah namun ia tak berkeluh kesah.
Wanita memliki perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua
anaknya, dalam kondisi apapun dan situasi apapun. Walau tak jarang anak-
anaknya itu melukai perasaan dan hatinya. Perasaan ini pula yang memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang
terkantuk dan menahan lelap. Sentuhan yang memberikan kenyamanan saat didekap lembut
olehnya.
Wanita memliki kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-
masa sulit dan menjadi pelindung baginya. Sebab, tulang rusuklah yang
melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak.
Wanita memiliki kebijaksanaan dan
kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau seringkali kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, saling melengkapi dan menyayangi.
Wanita memiliki AIR MATA agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus ALLAH berikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki
wanita, walaupun sebenarnya air mata ini adalah air mata KEHIDUPAN. Jadi jangan anggap wanita itu cengeng ketika ia mengeluarkan air matanya.
Teruntuk wanita-wanita yang aku kagumi
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Tak bosan kumemuji
Mu Ya Robb...
Entah ku tak tahu pasti, seberapa dekatkah rahasia azal itu akan datang
menemui...?
Aku ingin
mengutarakan lagi tentang hatiku yang
hangat, seperti hangat purnama yang menjengukku semalam
Kurasakan nikmat hidayahMu mengalir
menyentuhku lagi...
Sungguh indah Ya Robb...
Begitu Engkau
mengetahui setiap
keresahan ini
Begitu Engkau
memahami
ketakberdayaanku ini
Begitu Engkau
mengerti aku yang sedang terdampar ini
Ya Robb...
Engkau hangatkan lagi dinding sepi
di hatiku dengan
sentuhan rahmatMu, yang menebar ke seluruh bumi ini...
Aku merasakannya, aku sangat merasakannya
Kurasakan kembali hatiku berirama menyambut hidayahMu, merasakan titik-titik yang meleburkan
hatiku dari belitan syaitan
Ku cinta caraMu
Ya Robb...
Engkau kirimi aku sosok manusia yang
membuat hatiku lembut, mengingatkan
kembali akan hadirMu
Ku cinta caraMu
Ya Robb...
Begitu mulia kebijakanMu
Engkau telah
sembunyikan aib-aibku begitu
rapatnya, padahal itu adalah cerita
pembangkanganku
Engkau telah
sembunyikan aib-aibku begitu
rapatnya, begitu rapatnya
Hingga mereka
menganggapku baik
Hingga mereka
menilaiku jauh tinggi dari penilaianMu
Aku takut Ya Robbi, aku takut...
Aku takut Engkau cemburu...
Aku takut Engkau
mencabut rohku,
di saat aku terbang di atas awan hitam
kesombongan...
Aku takut...
Aku tahu
pengampunanMu melebihi luas lautan dan berjuta titik-titik
pasir di pantainya
Aku tak bisa
membayangkan luas ampunanMu
Ya Robb...
Di sini, dari salah satu sudut bumi ini ingin kugetarkan
tiang-tiang ArsyMu
Aku memujiMu Ya Robb, ku cinta caraMu
Ampuni aku, hanya itu
pengaharapanku
Aku ini lemah, aku butuh kekuatanMu
Jika besok masih ada jatahku untuk berjalan di bumi ini...
Tuntunlah aku, tetapkan aku dalam kenikmatan di bawah naungan
hidayahMu
Aamiin...
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX
Kau minta aku menulis cinta, aku tak tahu huruf apa yang pertama dan seterusnya
Kubolak-balik seluruh abjad, kata-kata cacat yang kudapat
"Jangan lagi minta aku menulis cinta...!"
Huruf-hurufku..., kau tahu,
bahkan tak cukup untuk namamu
Sebab cinta adalah kau, yang tak mampu kusebut
kecuali dengan denyut
Ada sebuah pemahaman dari beberapa orang yang telah lama menggelitik hati dan kerap kali membuatku bertanya-tanya. Yaitu
bahwa dia takut untuk jatuh cinta, sebab cinta itu menodai hati. Pertanyaan yang lama muncul di hatiku
adalah, apakah benar jatuh cinta itu menodai hati...? Lalu bagaimana dengan
orang yang sedang mengalami jatuh cinta...? Sementara itu adalah sebuah fitrah dan naluri dasar yang dimiliki setiap manusia, yang tak mungkin
dihindari bahkan menuntut dipenuhi.
Sangat tidak logis sekali apabila Allah menciptakan naluri dasar dalam diri
setiap makhlukNya dengan resiko dosa, sementara si makhluk tidak memiliki kemampuan untuk menghentikannya. Karena naluri itu merupakan sesuatu yang harus dipenuhi, sebagaimana orang lapar yang harus dipenuhi dengan makan.
Pada dasarnya, masing-masing dari
kita mempunyai potensi kehidupan, yang terbagi
menjadi dua. Pertama, kebutuhan tubuh sehari-hari dan kedua, naluri. Dan kedua hal ini membutuhkan pemenuhan saat munculnya keinginan, dan jika tidak dipenuhi maka menimbulkan keresahan. Hanya saja dalam pemenuhannya, ada
yang sangat mendesak. Dan jika tidak dipenuhi bahkan bisa mengancam nyawa seseorang. Dan adakalanya
pemenuhannya tidak mendesak, namun jika tidak terpenuhi menimbulkan ketidaktenangan. Kebutuhan tubuh adalah hal yang dalam pemenuhannya membutuhkan segera dan harus, jika tidak dipenuhi maka bisa membuat mati seseorang. Adapun naluri adalah sesuatu yang dalam usaha pemenuhannya, andai tidak terpenuhi tidak lantas menyebabkan seseorang mati, namun bisa menimbulkan keresahan luar biasa. Naluri ini sendiri ada tiga. Pertama, naluri beragama. Kedua, naluri bertahan hidup. Ketiga, naluri jatuh cinta, atau kecondongan pada lain jenis.
Jika kita melihat potensi kehidupan yang terdapat dalam diri kita, maka jatuh cinta pada awalnya adalah bukanlah sesuatu yang
seketika itu menyebabkan dosa apalagi menodai hati. Dari sini kita harus membedakan antara "Cinta Allah" dan jatuh cinta pada lain jenis. Kedua cinta ini sama sekali bukanlah satu kata cinta yang sering kita kenal. Meski definisi cinta
masih sangat abstrak, namun kedua jenis cinta ini benar-benar berbeda
dan tidak sama. Maka tentu kesalahan anggapan apabila menyamakan antara cinta pada Allah dan RasulNya, dengan cinta kepada makhluk.
Banyak di antara kita takut menduakan cintanya kepada Allah, bahkan sampai tingkat takut syirik
apabila sampai jatuh cinta pada selain Allah. Ketakutan ini muncul sebab kekurang pahaman kita akan potensi dan naluri yang telah tercetak dalam diri kita masing-masing. Maka tentu saja yang dibutuhkan adalah kecerdasan kita dalam memanage hati dan mengendalikannya saat mengalami jatuh cinta pada makhluk. Bagaimana naluri yang fitrah ini bisa terlampiaskan tanpa harus menjadi dosa. Sebab tentu saja pelampiasan naluri yang tidak pada tempatnya, yang tidak sesuai dengan tatacara syariat, maka itulah yang menyebabkan dosa. Adapun jatuh cintanya sendiri, saat masih murni dengan berupa pendar-pendar merah jambu yang belum terungkapkan, dengan masih berputar dalam lingkup hati serta belum terungkapkan dengan kata-kata. Itu sama sekali bukanlah merupakan suatu dosa. Dan juga tidak mengurangi nilai cinta kita pada Allah dan RasulNya, apalagi sampai membuat syirik. Cinta kepada lawan jenis bisa membuat kedekatan kita pada Allah jadi berkurang dengan terpecahnya konsentrasi...? Pertanyaan yang terarah, dan jawaban atas pertanyaan ini adalah hal itu kembali kepada kecerdikan kita dalam memanage rasa cinta yang mendadak timbul di hati.
Keberkurangan "Cinta pada Allah" saat munculnya rasa cinta pada lain jenis adalah sebab ketidakpandaian kita dalam mengatur cinta itu, bukan sebab terbaginya cinta menjadi dua. Sebab cinta pada Allah itu hal, dan cinta pada makhluk juga hal yang lain. Bukan satu hal yang sama. Ini yang perlu kita pahami agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Catatan ini bukan lantas mentolelir jatuh cinta
semaunya ke siapa saja, tetapi catatan ini menunjukkan bahwa seperti inilah hakikat cinta. Agar tidak timbul kebingungan yang semakin menambah keabstrakan tentang cinta itu sendiri yang justru membuat kacau balau manajemen hati kita saat cinta itu mendadak muncul.
Akhir catatan, pernyataan bahwa cinta adalah virus, sebenarnya adalah
kesalahan besar. Cinta bukan virus, karena cinta adalah bagian dari hidup
kita sendiri, dan ia adalah potensi dalam diri kita yang membutuhkan manajemen tersendiri. Pemahaman yang harus diluruskan.
Kubaringkan rasa di bawah gundukan tanah itu, membalut asa
Lalu mengkafani cinta dengan sebilah ritme air mata
Taburan bebunga tiba-tiba melabuh, menyelimuti nisan yang bertuliskan namaku
XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX

0 komentar:
Posting Komentar